Sunday, January 22, 2017

Kubiarkan Dani Menikmati Tubuhku

Kubiarkan Dani Menikmati Tubuhku
Kubiarkan Dani Menikmati Tubuhku
Kubiarkan Dani Menikmati Tubuhku

Cerita ini cerita nyata. Aq sangat menyesal melakukan berbuatan hina ini.. hanya karena nafsu semata aq harus menghianati suamiku. Sebut saja namaku Fira (30 thn) seorang ibu rumah tangga dengan 1 anak yg bekerja di sebuah RS swasta di kota Semarang sebagai seorang perawat. Kisah perselingkuhanku ini terjadi beberapa bulan yg lalu dengan teman seprofesiku yg bernama Dani.

Sebelumnya aq dengan Dani (26 thn) sudah kenal baik sejak dua tahun yg lalu saat dia di terima bekerja di rumah sakit yg sama denganku. Aq dan Dani mulanya hanya kenal-kenal biasa saja, karena aq bekerja pada shift yg berbeda.

Namun setelah hampir setahun lamanya aq dipindahkan ke shit yg sama dan satu unit kerja dengan Dani. Sejak itulah aq mulai dekat denganya, bahkan saat berangkat kerja maupun pulang kerja kami selalu bersama, aq tdk khawatir karena suamiku juga tau dan mengijinkan aq berangkat dan pulang berama Dani.

Dengan kedekatan inilah yg akhirnya menimbulkan benih-benih cinta antara aq dan Dani. Dan di sinilah awal kesalahanku, entah kenapa saat itu aku tdk mampu menolak pernyataan cinta Dani kepadaku padahal aq sudah berkeluarga. Mungkin saat itu aq berpikir kami hanya menjalani hubungan cinta biasa sehingga aq tak terlalu bepikir negatif tentang Dani.

Hubunganku dengan Dani berlanjut dan makin lama makin dekat, awalnya untuk menunjukkan rasa cinta kami hanya sekedar berpelukan dan ciuman saja, tapi lama kelamaan Dani mulai berbuat nakal padaku terutama bila masuk shift malam, mungkin krena keadaan ruang kerja yg sepi sehingga Dani berani berbuat nakal padaku.

Aq masih ingat dengan kejadian itu yg bermula saat kami akan memulai kerja shift malam, seperti biasa aku ganti baju kerja dulu di ruang perawat, kami datang terlambat tentunya ruang itu sepi karena perawat yg lain sudah di unitnya masing-masing. Aq mengira Dani masih berada du luar ruangan, sehingga aq santai saja melepas baju tanpa menutup pintu kamar ganti. Saat badanku hanya tetutup celana dalam dan bh saja dengan tiba-tiba Dani masuk ke kamar ganti dan langsung memelukku dari belakang, aku sempat terkejut namun aq hanya diam saja saat aq tau yg memelukku adalah Dani.

Tak hanya memeluk dia pun mulai meraba dan meremas toketku dengan tangan kirinya, sementara tangan kanannya merayapi daerah selangkanganku. Jari-jarinya yg nakal langsung memainkan lubang memekku.

“Ohh.. Fira sayang malam ini kamu sungguh cantik sekali, tubuhmu sangat indah… ohh.. Fira… aq sangat mencintaimu”. kata-kata rayuannya langsung membiusku sehingga aq tdk sadar kalau Dani sudah melepas celananya dan melepas celana dalamku.

Aq hanya bisa menuruti saja saat Dani menyuruhku bersandar di sebuah meja dengan posisi nungging, setelah itu aq merasakan ujung penis Dani sudah menempelkan di bibir memekku, aku berusaha memegang penis itu agar tdk di masukkan di lubang memekku, tapi terlambat… dengan posisi nungging dan direntangkan kedua kakiku tentunya bibir memekku jadi terbuka lebar… sehingga dengan sekali tusuk Dani berhasil memasukkan batang penisnya ke lubang memekku.

Blezzzz…. slhepp…

“Ouugghhh… Fira…. lubangmu sungguh nikmatttt.. empuk dan panas…” Dani langsung mendesah dan meujiku saat berahsil memasukkan batang penisnya ke lubang memekku.

Sekali lagi aq terbuai oleh oujiannya.. sehingga aq yg mulanya mau menolak malahan merasa senang saat Dani mulai menggenjot keluar masuk lubang memekku dan akupun mulai mendesah keenakan…

“Aaghh.. oohhh.. oohhh..” makin lama Dani makin mempercepat genjotanya selain itu tanganya yg nakal terus memiankan toketku yg montok dan akupun sudah tak bisa menahan lagi… lalu… Crett.. crett.. crett

“Arrrgghhhh.. ohhh..ohhhhh.. Dani sayangggg… penismu nikmat sekali… aq dah keluar sayang…” lalu Dani menghentikan genjotanya untuk memberiku kesempatan beristirahat.

Sambil memulihkan tenaga, Dani menyuruhku duduk di kursi sambil mneyepong batang penisnya yg masih tegak mengeras, aq menurutinya. Aq dengan semangat mengulum dan menjilati batang penisnya yg ukuranya lebih besar dari milik Mas Adit (34 thn) suamiku.

Setelah melihat tenagaku pulih Dani kembali menusukkan batang penisnya ke lubang memekku dengan posisi berdiri dan saling berhadapan.

Slheppp… Blhessss.. dengan mudahnya batang penis Dani masuk di lubang memekku yg sudah becek dan licin oleh lendir kenikmatanku. kressek.. kressek.. rambut kemaluanku yg lebat dan hitam menjadi mainan jari nakalnya Dani.

“Aaghh.. ohhh.. oohhhh ” sungguh nikmat sekali

Namun baru beberapa genjotan, tiba-tiba alarm ruang kerja berdering sebagai tanda mulai kerja di ruan pasien. Dani tampak kecewa karena hasratnya belum terpenuhi karena kami harus segera menyudahi persetubuhan.

Kami berdua langsung membersihkan badan kami di kamar mandi dan segera berpakaian. Saat keluar dari ruang ganti wajah Dani tampak murung, aq segera menyapanya…

“Sudahlah sayang jangan murung gitu.. aq tau kamu masih ingin dilanjutkan, tapi hal itu nggak mungkin karena bisa ketauan pengawas… aq janji deh lain kali bakal bikin kamu puas…”

Pernyataanku ini akhirnya membuat Dani kembali tersenyum…

“Makasih ya sayang, kamu bener-bener pengertian, ok deh lain kali kita lanjutin lagi.”

3 hari setelah kejadian di ruang ganti itu Dani menagih janjiku, saat itu kami masuk siang. Saat itu sekitar jam 11 siang Dani sudah datang kerumahku, padahal kami masuk kerjanya jam satu siang, kondisi rumahku sepi. Suamiku sdh berangkat kerja, sementara anakku belum pulang sekolah. Aq sebelumnya tdk mengetahui kalau Dani telah merencanakan hal itu. Sesaat setelah masuk rumah Dani langsung menemuiku yg baru selesai mencuci baju.

“Ehh Dani.. tumben jam segini sudah datang, ada apa..?”
“Nggak ada apa-apa Fira sayang, cuma mau nagih janjimu…”

Aq saat itu masih bingung, sehingga aq tak memperdulikannya yg berdiri di hadapanku, sambil melangkah menuju dapur akupun menanyakanya,

“Eman aq punya janji apa sama kamu..?” Dani cuma senyum sambil mendekatiku kemudian memelukku.

Dani langsung menyelipkan tanganya ke dalam rok dan jari-jari nakalnya langsung mengelus-elus kemaluanku yg masih mengenakan celana dalam. Sambil berkata…

“Fira sayang.. kamu kan belum bikin aq puas malam itu..” akhirnya aq ingat juga.

“Dani, tunggu sebentar.. ada apa algi fir..?” tanya Dani sambil menghentikan elussanya di kemaluanku.

“Aq belum mandi.. pasti kamu nggak mau ngentot kemaluanku yg masih bau…” Dani kembali tersenyum sambil menjawab,

“Kalau gitu kita mandi bersama aja Fira sayang biar lebih hot…”

Akhirnya kami berdua segera melepas pakaian masing-masing, dalam kondisi telanjang kami berdua melangkah menuju kamar mandi. Di kamar mandi kami berdua saling mengguyur badan kami dan saling menyabuni. Dengan sabun kami saling mengusap kemaluan kami sehingga akhirnya kami sama-sama terangsang. Segera saja kami guyur badan kami hingga bersih dari sabun.

Setelah itu Dani menyuruhku menungging sambil tanganku berpegangan pada pinggiran bak mandi. Dari belakang Dani langsung menusukkan batang penisnya ke lubang memekku dan langsung menghujam,

“Blesss.. slepp.. slepp.. oghhh..ohhh..” Sodokan penis Dani benar-benar nikmat, Dani sangat lihay memainkan gairahku dengan meremas-remas buah dadaku bergoyang-goyang tak beraturan karena hentakan pantat Dani yg kuat, beberapa menit kemudian… Crett.. crett.. cretttt.. aq mencapai orgasme, badanku langsung lemah.

Setelah melepas lelah sebentar Dani kemudian mengajakku melanjutkan pertempuran di kamar, dan aq menuruti. Di atas ranjang segera ku rebahkan badanku, aku hanya bisa pasrah saja apapun yg akan dilakukan oleh Dani. Dani langsung menindihku dengan posisi 69 dan langsung mengarahkan batang penisnya ke mulutku. Aq tau apa yg di inginkan Dani, langsung aja ku hisap dan kujilati penisnya, sementara itu, di kemaluanku Dani juga melakukan hal yg sama. Lidah nakalnya terus memainkan itilku sambil sesekali dihisap-hisap, rasanya nikmat luar biasa.

Setelah puas dengan itu Dani langsung menusukkan batang penisnya ke lubang memekku. Masih dalam posisi terlentang aku menikmati permainan Dani yg perkasa itu. Penisnya yg panjang dan besar tampak jelas menggenjot keluar masuk lubang kemaluanku. Dengan kondisi birahi yg melambung tinggi semacam itu aq lupa bahwa sebenarnya aq sudah berkeluarga. Yg di dalam pikiranku hanyalah bagaimana caranya terus menikmati gairah itu.

“Slhepp.. slhepp.. ohhhh…. ohhhhh… aaghhhhh… ouuuhhhh” nikmatnya benar benar luar biasa.

Bermacam-macam gaya sex di praktekan oleh Dani, ini adalah pengalaman baru buatku karena saat bersetubuh dengan suami aq hanya terlentang saja dan pasrah sampai suami puas.

Bersama Dani sangat berbeda, karena aq dilibatkan untuk aktif dalam persetubuhan itu, bahkan Dani juga mengajariku bermain di atas, entah berapa kali aku mengejang karena orgasme. Stamina Dani memang luar biasa.. mungkin seperti kuda.

Didalam kamarku itu aq dan Dani sama-sama mendapatkan kenikmatan dan kepuasan yg luar biasa hingga kami berdua kelelahan. Setelah staminaku kembali pulih kami kembali mandi bersama dan langsung berpakaian seragam. Untung kami menuntaskan tepat waktu, karena setelah kami dalam kokndisi rapi anakku pulang dari sekolah yg di antar suamiku sekalian istirahat siang. Kamipun bertingkah biasa saja seolah tdk terjadi apa-apa, sehingga suamiku tdk curiga.

Setelah makan siang kami pun bernagkat kerja dengan berboncengan motor Sepanjang perjalanan kupeluk erat Dani sambil ketempelkan kemaluanku ke pantatnya. Walaupun tertutup pakaian kami aku tetap merasakan getaran yg berbeda.

Sejak saat itulah aq sering bersetubuh dengan Dani, baik dirumah, tempat kost Dani maupun di tempat kerja. kami melakukanya dengan sangat hati-hati dan rapi, sehingga suamiku tdk tau walaupun aq bersetubuh 4-5 kali dalam seminggu bersama Dani. Dan hubungan itu terus berlanjut sampai saat ini.

Kakak Adik Hobi Ngentot

Saturday, January 21, 2017

Kakak Adik Hobi Ngentot

Kakak Adik Hobi Ngentot
Kakak Adik Hobi Ngentot

Kakak Adik Hobi Ngentot


Hampir 2 bulan aku jadian sama Fitri, aq nggak tau pacar fitri yg nomor berapahkah aq ini, aq juga nggak tau sudah berapa banyak laki-laki yg tidur sama Fitri. Dipikiranku hanya satu, yaitu aq dapat teman tidur dan dapat menyalurkan hasrat sexku kapan aq.

Ibu Fitri sudah kenal baik denganku, demikian pula mbak Sinta, mbak Santi dan kedua anaknya serta suami-suami mereka. Pernah mbak Sinta sekali memergoki aq dan Fitri saat kami bersetubuh di kamar Fitri. Namun bagi mbak Sinta sudah bukan hal yg luar biasa lagi melihat adiknya tidur dengan laki-laki di kamarnya, kamar mbak Sinta dan Fitri bersebelahan, mungkin rintihan dan desahan Fitri saat kami besetubuh terdengar dari kamar mbak Sinta.

Dikeluarganya aq sudah di anggap seperti keluarga sendiri, di rumah itu aq merasa seperti di rumah sendiri. Kadang aq tidur di rumah keluarga tersebut, biasanya aq tidut di kamar Fitri. Jika suami mbak Sinta tdk di rumah biasanya Fitri tidur bersama mbak Sinta atau bersama ibu jika suami mbak Sinta di rumah. Namun saat mereka semua sudah terlelap tidur, Fitri diam-diam mengendap masuk ke kamarnya dimana aq tidur. Dan tentu saja, malam itu kami manfaatkan untuk bercinta sepuas hati.

Pada suatu hari, saat aq lewat depan rumah Fitri untuk berangkat kuliah, terdengar suara mbak Sinta memanggilku. Aq segera membelokkan arah langkahku menuju rumah Fitri, saat aq masuk kerumah kudapatkan rumah dalam keadaan sepi, hanya mbak Sinta sendiri di rumah. Mbak Sinta memnitaku memperbaiki saklar listrik yg rusak.

Saklar listrik yg kuperbaiki tersebut terletak di ruang belakang, mbak Sinta berdiri di sampingku menungguiku memperbaiki saklar listrik. Saat aq hendak mengambil obeng di meja, tak sengaja tangan mbak sinta tersentuh olehku. Mbak Sinta diam saja, tiba-tiba timbul isengku, kupegang dan kuremas tangan mbak Sinta, ternyata mbak Sinta tak menarik tanganya, sehingga timbul keberanian dan kenekatanku. Kupeluk pinggangnya dan tubuhnya kutarik merapat ketubuhku, langsung mulutku melumat bibirnya. Mungkin mbak Sinta tak akan mengira dengan kenekatanku itu, namun ternyata mbak Sinta tdk menolak bahkan membalas lumatanku.

Mendapat reaksi seperti itu aq pun tak ragu-ragu lagi, segera tanganku menjelajah kian kemari. Menyingkap daster bagian depan dan menyelipkan tangan ke balik CD nya. Kemaluanya terasa hangat, segera jariku bermain di dalam kemaluanya, membuat mbak Sinta medesah.., mendekap tubuhku semakin erat. Kubuka kancing daster, dan segera kulepaskan dasternya, sihingga tubuhnya hanya tertutup Bra dan celana dalam saja. Tampaklah dua gundukan besar yg tertutup oleh Bra. Kulepas kancing Bra nya dan langsung kuhisap putingnya. Mbak Sinta sudah nggak bisa mengendalikan diri lagi, didekapnya kepalaku kencang didadanya, sementara tanganku terus bermain di kemaluanya. Akhirnya kami berciuman, daster dan Bra mbak Sinta sudah terlepas, sehingga bagian yg paling rahasia saja yg masih tertutup celana dalam.

Setelah beberapa saat direnggangkan dekapanya, lalu cepat diraihnya daster, untuk menutupi tubuhnya alakadarnya dan ditariknya tanganku menuju kamarnya. Di dinding kamar mbak Sinta terpasang foto mbak Sinta dan suami, namun foto itu sudah tak berarti lagi manakala mbak Sinta sudah terbuai oleh nafsu birahi yg menggelora.

Segera dilepas CD nya, dan segera dia tidur terlentang di atas ranjang sambil mengangkangkan lebar pahanya. Terlihat jelas celah kemaluanya yg menantang, siap menerima kehadiran batang kemaluanku. Merah merekah kemaluan mbak Sinta membuat batang kemaluanku tegang mengeras siap menghujam lubang nikmat it, mbak Sinta menunggu dengan tak sabar. Perlahan-lahan kulucuti pakaianku, mata mbak Sinta tak lepas mengawasiku saat aq melucuti pakaianku.

Begitu CD ku terlepas, dan namapak batang kemaluanku tegang mengeras, maka segera mbak Sinta bangkit menarik tubuhku menindihnya, dengan buas dipegang batang kemaluanku dan langsung dibimbingnya masuk ke lubang kemaluanya. Kuikuti sata kemauan mbak Sinta, langsung kuhentakkan batang penisku hingga langsung amblas ke dalam lubang kemalauan mbak Sinta yg memang sudah basah kujarah tadi. Kukocok keras dan cepat, luar biasa rintihan dan erangannya.., Terlihat sekali mbak Sinta sangat menikmati, gerakan tubuhnya sangat luar biasa binalnya. Pinggulnya digoyang naik turun, kadang diputar-putar, wah.. sungguh nikmat sekali.

20 menit sudah kami bergumul, tiba-tiba tubuhnya mengejang hebat, pertanda dia telah meraih orgasme, diiringi dengusan dan erangan yg tak beraturan didekapnya tubuhku erat. Terasa cairan hangat melumasi lubang memeknya dan membuat batang kemaluanku semakin mudah bergerak.

Kutarik keluar batang kemaluanku dari lubang kemaluanya dan kubalik tubuhnya, dalam posisi merangkak kusodokkan batang kemaluanku ke lubang kemaluanya, langsung kukocok keras-keras dan kembali kami berciuman, tanpa menghentikan kocokanku di lubang kemaluannya.

Kuremas-remas toketnya dari balik punggungnya, padat dan kenal, semakin kupercepat kocokkanku, batang kemaluanku mulai berkedut-kedut pertanda pejuhku akan menyembur.., Diluar lubang kemaluannya terlihat cairan berbusa, hal itu karena lendir kemaluanya yg tadi sudah keluar kukocok dengan batang kemaluanku.

Sesaat kudian kurubah posisi, mbak Sinta menindihku. Digiygkan pantatnya naik turun, aq mengimbangi dengan gerakan yg sama namun berlawanan. Tubuh mbak Sinta bergoyang-goyang, kadang membungkuk dan menciumku, kadang tegak sambil tangan kanannya memegangi batang kemaluanku untuk tetap tegak dan masuk ke dalam lubang kemaluannya. Kembali Orgsame diraihnya, terasa dinding kemaluannya semakin basah, sehingga batang kemaluanku semakin lancar bergerak di dalamnya.

Kutarik keluar kemaluanku, kuambil tissue dan ku lap bagian dalam kemaluan mbak Sinta, kuterlentangkan tubuh mbak Sinta, kutindih lagi tubuhnya, kudekap erat tubuhnya, lalu kukocok kemaluannya cepat dan sepenuh tenaga. Reaksi mbak Sinta sangat luar biasa, dia mengerang, bhakan kadang menjerit lirih pertanda diapun menikmati permainan itu. Tiba-tiba keuhentikan kocokkanku, mbak Sinta sepertinya sudah tak sabar, digerakkan pahanya ke atas, sepertinya mengejar kemana batang kemalaunku pergi. Benar-benar mbak Sinta menikmati sekali permainan itu, tak henti-hentinya mulutnya meracau.

“oooghhhh… Angga.. tteruss… angga… ohhhh… ohhh.. nikmatt… aaahhhh…” Kutekan dan kukocok terus batang kemaluanku dengan cepat ke dalam lubang kemaluannya.

Terdengar desahan dan erangan mbak Sinta semakin menambah gairahku, bunyi berkelapak akibat benturan tubuh kami saat aq menekan masuk batang kemaluanku ke dalam lubang kemaluan mbak Sinta.., seirama dengan goyang dan gerakan yg kami lakukan.

Tak lama kemudian kembali mbak Sinta mengerang keras, “Aaagghhhh… Anggaa… terusss… ohhhh… ohhhh.. terussss… oohhhh…” Dan tubuhnya kembali mengejang hebat pertanda meraih orgasme lagi.

Aq sudah tak dapat membendung lagi keinginanku untuk menyemburkan pejuhku, sehingga aq percepat kocokkanku, akhirnya lepas dan menyemburlah pejuhku dengan semburan yg kuat sehingga pejuhku masuk jauh ke dalam lubang kemaluan mbak Sinta, terasa sebagian pejuhku melelh keluar dari lubang kemaluan mbak Sinta, membasahi sprei hingga terlihat noda bercak pejuhku bercampur pejuh mbak Sinta.

Sungguh puaasss…, benar-benar hebat.. pergumulan yg hebat dan cukup melelahkan.., perlahan kurebahkan tubuhku di samping mbak Sinta, namun sebelum niatku kesampaian mbak Sinta menahanku, dan memintaku tetap dalam posisi menindihnya, sementara batang kemaluanku tetap menancap dalam kemaluanya.

ubuh kami penuh peluh, sprei sudah berantakan, dan bercak-bercak akibat tetesan pejuh kami mengotori sprei itu.. toket mbak Sinta, semakin mengkilat terkena keringat dan benar-benar merupakan pemandangan yg sangat menggairahkan. Segera kuhisap dan kuremas toketnya,

“oohh… nikmat angga… nikmattt…”

Kami tidur bersampingan, aq terlentang dan mbak Sinta memelukku. Kaki kiri mbak Sinta disilangkan di atas tubuhku, sedangkan kepalanya disandarkan didadaku. Terasa hangat dan berlendir kemaluanya, menempel diperutku.

Matanya menatapku penuh mesra, tangan kirinya tak henti-hentinya mengelus batang kemaluanku. Kami berbicara pelan sambil bercanda mesra, dia bertanya kepadaku, kenapa aq begitu berani memeluk dan menciumnya. Kujawab bahwa kemaluanya yg mengajak dan memintaku berbuat begitu.., mbak Sinta tertawa geli sambil nyubit perutku.. Mbak Sinta bilang, bahwa mbak Sinta memang menunggu kesempatan seperti ini, mbak Sinta bilang sangat terangsang mengintip aq dan Fitri saat bersetubuh. Mbak Sinta selalu terbayang dengan kejadian itu.. dan saat keadaan rumah sepi, timbul ide untuk mengajakku berbuat itu.., apalagi sudah hampir 3 bulan suami mbak Sinta tak memberinya nafkah batin. Katnya permainanku sangat hebat, baru kali ini mbak Sinta merasakan nikmat bersetubuh.., selama ini dengan sang suami tdk pernah dia peroleh klimaks yg dia rasakan bersamaku.

15 menit kemudian, batang kemaluanku terasa mulai mengeras lagi. Tanpa banyak kata segera kutindih tubuhnya dan kumasukkan batang kemaluanku di lubang kemaluanya. Kami bergumul dan bercumbu tanpa ada rasa was-was dan khawatir.., akhirnya setelah 2 kali menikmati orgasme, kusemburkan lagi pejuhku ke dalam kemaluannya.. Pergumulan itu kami ulangi lagi beberapa saat kemudian, hingga terdengar lonceng jam berdentang 12 kali. Segera mbak Sinta memintaku untuk mengenakan pakaianku. Setelah selesai kami berpakaian dan merapikan tempat tidur kembali kami keluar kamar menuju ruang tamu, sambil berangkulan.

Kami duduk berdampingan di kursi sofa ruang tamu, tubuh kami rapat dan saling berangkulan. Bibir mbak Sinta kucium dalam-dalam.., saat kami sedang bermesraan di ruang tamu itu.. dengan tiba-tiba pintu sebelah terbuka. Mbak Santi masuk sambil bawa tas belanjaan, melihat apa yg kami lakukan mbak Sinta sempat terkejut sejenak, namun mbak Santi segera menguasai diri langsung pergi menuju ke dapur. Nampak di wajah mbak Sinta terbesit rasa khawatir, kuusap dan kubisikkan bahwa jangan khawatir, semuanya pasti akan beres.. kataku menentramkan hatinya.

Kukejar mbak Santi ke dapur, kulihat mbak Santi sedang menaruh tas belanjaannya di meja dapur. Segera kudekati dan langsung kudekap dari belakang, mbak Santi terkejut dan langsung membalikkan tubuhnya menghadapku, tangan mbak Santi berusaha mendorong tubuhku dan mencoba melepaskan diri dari dekapanku.

Tapi aq tak akan menyia-nyiakan kesempatan itu, kupeluk mbak Santi lebih erat dan langsung kulumat bibirnya, mulanya mbak Santi meronta mau melepaskan diri.., namun akhirnya mbak Santi menyerah.. bahkan saat jari tanganku menyelinap masuk ke dalam celana dalamnya dan langsung kumasukkan ke lubang kemaluannya dia merintih lirih dan mendekap erat tubuhku, rupanya mbak Santi menikmati apa yg aq lakukan kepadanya.

Kugendong tubuh mbak Santi, dan langsung kubawa masuk ke kamar mbak Sinta, yg baru saja aq dan mbak Sinta pakai bermesraan. Segera kurebahkan tubuh mbak Santi di atas ranjang dan aq langsung menindihnya. Aq nggak mau mengambil resiko, langsung kulepas cd mbak Santi dan juga celanaku, langsung kutusukkan batang kemaluanku ke lubang kemaluannya, mbak Santi melenguh dan mengerang….

“Aaagghhh.. Angga… uughhhh… Angga… jangannn… oohhhh…” kugerakan pantatku naik turun. Mulanya sulit kugerakkan batang kemaluanku memasuki lubang kemaluannya, namun sesaat kemuidan mbak Santi semakin terangsang dan kemaluannya semakin basah, hingga semakin mudah batang kemaluanku melesak ke lubang kemaluannya.., dan akhirnya bebas merdeka… menjelajahi bagian dalam lubang kemaluannya..

Mbak Santi mendesah-desah menikmati kocokkanku di kemaluannya, sambil tetap mengocok kulepas bajunya dan Bra nya, lalu ku lempar ke lantai.., kujilati puting susunya dan keremas-remas toketnya, semakin menggila gerakkannya..

Lubang kemaluan mbak Santi lebih longgar di banding mbak Sinta, barangkali ini akibat mbak Santi pernah melahirkan.., namun kulit mbak Santi lebih halus dan wajahnya lebih cantik dan muluss.., mungkin semua itu mbak Santi rajin merawat tubuh dan wajahnya.., di samping itu mbak Santi lebih berada.., sehingga ada biaya untuk perawatan tubuh dan wajah.

Saat aq sedang berpacu mengumbar birahi di atas tubuh mbak Santi, pintu kamar terbuka dan kulihat mbak Sinta berdiri di sana melihat apa yg sedang kami lakukan. Sesaat mbak Sinta berdiri mengawasi kami, lalu mbak santi tersenyum dan pergi menuju ruang tamu, untuk memberi kami kesempatan untuk berasyik-asyikan..

Hentakkan-hentakkan tubuhku semkain kencang dan bertenaga.., kepala mbak Santi bergoyang-goyang, tanganya semakin kencang meremas sprei.., akhirnya mbak Santi nggak tahan… diangkat pantatnya ke atas untuk menyambut kocokkanku, dan akhirnya dihempaskan diiringi erangan dan jeritan keras…

“Aagghhh… Angga… oghhhhh… Angga.. terusss… terussss… aaghhhhhhh…, mengejang kuat tubuhnya, tanganya memeluk erat kepalaku dan membenamkan di anatara kedua toketnya…, serr.. srett.. srett.. terasa sesuatu hygat melumuri batang kemaluanku…

Kugerakkan perlahan batang kemaluanku.., belum terasa denyutan pertanda pejuh bakal nyembur.., perlahan dan penuh perasaan kukocok batang kemaluanku… mbak Santi merengkuh kepalaku dan segera melumat bibirku.., sambil mendesah mbak Santi berkata…

Kamu kurang ajar banget Angga.. kurang ajar oogghhhh… sshhhhh.. ooghh, begitu katanya saat kubekap mulutnya dengan mulutku dan kehentakkan kencang batang kemaluanku di lubang kemaluannya.

Cairan keputihan meleleh, jatuh ke rok bawahnya, yg belum sempat kulepas…

Tak lama kemudian ku balik posisi, mbak Santi di atas tubuhku, tdk lupa kulepas rok bawahnya dan kelempar ke lantai. Ku tempelkan batang kemaluanku di bibir kemaluannya, dan segera ku tusukkkan ke dalam lubang kemaluannya.., kembali mbak Santi mengerang..

“Aagghhh… Angga kamuuhh.. jahattt.. oghhhh….”

Aq tak memperdulikan ocehannya.., kukocokkan batang kemaluanku keluar masuk kemaluannya, menggesek dinding dalam kemaluan mbak Santi.., kuremas-remas toketnya.. jari-jari tangan kanan mbak Santi, memainkan bibir kemaluannya..

“Emhhhh… sshhhh.. aagghhh.. Angga.. emmhhh.. nikmaattt.. teruss Anggaaa… terussss…”

Semakin kencang dan keras.. kocokkanku…, tubuh mbak Santi terlonjak-lonjak di atas tubuhku.., seperti sedang menunggang kuda yg binal.., suara erangan nikmat terus keluar dari mulutnya.. dan rintihan.. mbak Santi benar-benar menikmati.. , bahkan sesaat kemudian tubuhnya aktif bergerak mengglepar-glepar semakin kencang.. sambil mengerang… merintih.. kembali lagi tubuhnya menelungkup di atas tubuhku… dan akhirnya kembali tubuhnya mengejang hebat.. meraih orgasme untuk kedua kalinya.. batang kemaluanku terasa mulai berkedut.. hampir kehilangan kontrol…

Kudorong tubuh mbak Santi.. dan kuatur dalam posisi merangkak, kutusukkan batang kemaluanku ke dalam lubang kemaluannya.., mudah terasa.., karena sudah licin oleh cairan kenikmatan mbak Santi. Kedut batang kemaluanku semakin terasa.., kubalik lagi tubuh mbak Santi, keterlentangkan.. kukangkangkan lebar kedua kakinya dan ku hujam lagi lubang kemaluanya dengan batang kemaluanku, langsung kencang dan keras.., terdengar erangan dari mulutnya.., tak kupedulikan.. kukocok-kocok terus lubang kemaluannya.. kemaluanku bertambah keras berkedut.. dan akhirnya dengan satu hentakan kencang kusemburkan pejuhku ke dalam rahim mbak Santi.., terasa cukup banyak pejuh yg kesemburkan.., dan sebagian meleleh keluar jatuh mengotori sprei.. kudekap erat dan kucium bibir mbak Santi.

Selesai pergumulan kami babak pertama, kubiarkan batang kemaluanku tetap di dalam lubang kemaluan mbak Santi.., kuciumi sekujur wajahnya.. kujelajahi mulutnya dengan lidahku.., mbak Santi membiarkan saja ulahku.., hal demikian berlangsung hampir sepuluh menitan. Dengan mengerasnya kembali batang kemaluanku, segera kumulai babak kedua permainanku..

Mbak Santi pasarah keprlakukan demikian.., nampak benar dia menikmati saat-saat kebersamaan kami.., hingga akhirnya meraih kembali orgasme beberapa kali.. sebelum akhirnya pejuhku menyembur lagi ke lubang kemaluannya.. Setelah permainan babak kedua selesai.., terasa benar tubuhku lemas dan tak bertenaga rasanya.. tenagaku benar-benar terkuras habis.. melayani 2 perempuan kembar tersebut.

Mbak Sinta denga kemanjaanya dan suka rela melayaniku, sedangkan mbak Santi yg semula kupaksa akhirnya menikmati juga permainanku..

Setealah cukup melepas lelah, kami segera mengenakan kembali pakaian kami dan keluar kamar menuju ruang tamu.. dimana mbak Sinta menunggu…

Melihat mbak Sint5a, mbak Santi tersenyum malu dan segera duduk di dekatnya. Sejenak mereka berdua saling berdiam diri tak tau apa yg akan mereka bicarakan. Aq datang langsung duduk diantara mereka, kupeluk dan kucium mereka berdua bergantian. Kubisikkan bahwa mulai hari ini kami bertiga menjadi kekasih.., kami harus menjaga rapat-rapat rahasia ini.

Tanpa malu-malu kusingkap rok depan mereka, tangan kanan dan kiriku segera menyusup masuk ke dalam celana dalam mereka, jari-jari nakalku beraksi memainkan klitoris dan mulutku aktif menciumi mulut mereka secara bergantian.., sungguh nikmat luat biasa… cerita mesum, cerita ngentot

Sejak kejadian itu kami bertiga sering melakukan, paling sering kami lakukan di rumah mbak Santi saat suami mbak Santi ke kantor, dirumah kontrakanku dan kadang di losmen. Rahasia itu kami jaga rapat-rapat.., hingga Fitri pun tak tau apa yg telah kami perbuat selama ini.. butuh kepadanya. Sepertinya Fitri juga menikmati hal tersebut.

Sari Rekan Kerja Dan Partner Sex

Wednesday, January 11, 2017

Sari Rekan Kerja Dan Partner Sex

Sari Rekan Kerja Dan Partner Sex
Sari Rekan Kerja Dan Partner Sex
Sari Rekan Kerja Dan Partner Sex

Akhirnya pagi ini aku bisa bangun dengan bebas sampai jam 10 pagi tadi. Dirumah cuma ada aku, istri dan anak-anakku sudah pulan kampung sejak H-1 natal kemarin. Rencananya siang ini aku mau menyusul pulang kampung, berhubung ada kejadian yang tak di sangka. Akhirnya jadwal untuk pulang kampung ke tunda sampai besok .

Jadi begini cerita seksnya. Seperti hari-hari biasa, bangun pagi aktifitas awal yang aku lakukan sebelum mandi adalah menyalakan komputer. Untuk melihat mailbox dan cek beranda dan untuk melihat cek update status teman-teman yang berangkat ke trawas untuk rapat tahunan yang jadwalnya berangkat jam 7 pagi. Mailbox cuma berisi spam. Langsung cek beranda eh ternyata teman-teman yang berangkat ke trawas juga pada belum update.

Selesai mandi kulihat ada pemberitahuan di jendela chat, kulihat ternyata Sari (nama samaran) pacar dari teman sekantorku.

“Apa sudah nyampe trawas mas, kok sudah online?”
“Aku nggak jadi ikut ke trawas”
“Owh.. pantesan mas Heri baru aja bbm katanya baru otw, kupikir mas Bram ikut, kok cepet banget perjalanan surabaya-trawasnya”
“Aku capek Sar, lagian males ikutan paling juga acaranya gitu gitu aja. Bosenin. btw kamu nggak di aja sama Heri?
“Emang bolaeh mas?
“Boleh banget Sar, yang lain juga banyak yang ngajak pasanganya”
“Kali aja mas Heri ngajak ceweknya yang lain mas”
“Hoo.. ceweknya Heri bayak to?
“Lah situ kan temennya, masa nggak tau sih?”
“Nggak tau aku, aku nggak terlalu deket sih sama si Heri

Lanjut chat nbobrol ini itu tentang Heri sampai aku lupa belum pakai baju.

“Gini pengenya jalan-jalan tapi mau kemana ya kalau sendirian”
“Lho.. Istri mas Bram kemana?
“Pulang kampung sejak natal kemarin” -cerita dewasa-
“Ke mall aja mas Bram, tapi ajak Sari ya hehe..”
“Lan nanti Heri marah..”
“Ya nggak usah bilang-bilang ke Heri lah mas.. terus nanti mas Bram gimana, nggak di marahin istrinya?”
“Ya kalau bilang-bilang sih ya pasti di marahin..”
“Jadi gimana nih.. Sari boleh ikut ya…

Akhirnya kami sepakat untuk jalan berdua. Dengan motorku ku jemput Sari di tempat kost nya derah kampung kupang. Lalu kami berdua masuk ke sebuah mall. Lalu aku mentraktir Sari di resto cepat saji. Sambil ngobrol-ngobrol sana sini. Serasa kami sudah akrab lama. Padahal kami berdua hanya kenal di fb aja. Karena aku berteman dengan Heri Sari ngeadd. Bahkan banyak teman-teman kerjaku yang juga jadi temannya Sari.

Usai makan, Sari ngajak nonton. Karena ini hari sabtu dan pasti rame. apa lagi daftar yang tayang nggak ada film yang bagus, aku menolaknya. Akhirnya kami putuskan untuk pulang. Keluar dari parkiran terlihat cuaca yang gelap, gerimis pun turun saat kami hendak menuju tempat kost Sari. Kupikir dekat dan aku prediksi nggak bakalan deras, kami nggak pakai jas hujan. Eh ternyata prediksiku salah. Kurang beberapa belokkan aja masuk ke kawasan kost Sari, Hujanya turun semakin deras. Hingga sampai di tempat kost Sari kami berdua basah kuyup. Karena begitu derasnya hujan, aku putuskan untuk menunggu hujannya agak reda.

Aku di pinjami bajunya Heri yang ada di sana

“Rupanya si Heri sering kesini ya?”
“Ya kalau pas di sini sepi aja..”
“Lah ini juga sepi banget, pada kemana emang?
“Iya, pada liburan mas, tinggal Sari sama mbak yang tinggal di atas. Tapi mbaknya yang di atas pulangnya malem banget, malah kalau malam minggu gini biasanya nggak pulang”
“Kamu nggak takut kalau sendirian gini?”
“Kan dah ada mas Bram yang nemenin hehe.. sebentar ya mas Sari mau ganti baju dulu dan sekalian bikinin kopi buat mas Bram”
“Nggak usah repot-repot Sar.. sekalian aja sama makanannya” candaku

Selang berapa lama di tinggal Sari, aku duduk di teras sambil pencet-pencet hpku. Sari memanggilku untuk masuk

“Mas Bram, masuk dalam aja, di luar nanti kedinginan loh”
“Eh nggak papa to?
:Nggak papa mas” akupun masuk kedalam.

Ternyata kamar kost Sari cukup luas dan bersih meskipun cuma 1 ruangan dan 1 kamar mandi. Aku agak tercengang melihat Sari mengenakan hotpants dan kaos puith yang menurutku bagian lubang lehernya kebesaran sampai melorot di lengan sebelahnya.

Sari pun menyalakan TV, sambil kami ngobrol-ngobrol lagi.

“Berapa lama kamu pacaran sama Heri?”
“Hampir tiga bulan mas”
“Owh, baru ya..” aku meminum kopi buatan Sari sambil melirik paha mulus Sari.
“Kalu ngelirik-ngelirik ati-ati tumpah kopinya loh..” rupanya mata nakalku ketangkap basah oleh Sari

Akupun langsung bertanya tentang apakah hubungan mereka sampai mana. Sari menjelaskan kalau keadaan kost sepi Heri selalu datang kesitu dan mereka selalu bercinta, malah nggak jarang Heri sampai menginap disana. Saking asykinya ngobrol kami sampai nggak sadar jarak kami semakin dekat. Hingga paha kami bersentuhan.

Aku pun tak mau kehilangan kesempatan, perlahan aku mendekatkan wajahku ke wajahnya. Mulanya agak ragu karena takutnya Sari akan menolak, tapi ternyata Sari juga makin mendekatkan wajahnya, hingga bibir kami berdua saling bersentuhan. Saling mengecup.. lalu aku mengulum bibirnya. Sari pun refleks, dia nggak mau kalah. kecupannya hebat sampai gigit-gigit pelan bibirku. Sementara tanganku merayap ke paha mulusnya. Dan tangan satunya merangkul tubuh Sari kemudian menariknya hingga posisi Sari duduk di pangkuanku.

Dari paha tanganku terus merayap ke atas. Kali ini aku meremas-remas toketnya, sementara tangan kiriku merayap ke bawah meremas-remas pantatnya. Sari masih nggak mau melepas ciumanya di bibirku, kami berdua perang bibir perang lidah salin kecup sambil mendesis pelan. Desissanya itu loh… bikin nggak tahan.

Sari melepaskan bajuku hingga aku telanjang dada, nggak mau kalah aku juga melepas baju Sari. Lalu Sari mengajakku pindah ke tempat tidur. Sari merebahkan tubuhnya di tempat tidur sambil dibukanya pengait BH nya. Kini mulutku bergerilya di bagian dadanya, sambil puting susunya ku mainkan dengan lidahku. Mungkin karena kegelian sebentar-sebentar Sari mengankat kepalanya..

Ditariknya pahaku hingga posisi penisku tepat berada di atas lubang memeknya. Ku lepas celanaku, Sari pun melepas celananya. Sekarang posisi kami berdua sama-sama bugil. Sari menyuruhku rebahan. Dipegang penisku lalu di remas dan dikocok-kocoknya perlahan. Sungguh nikmat. Terus dikocoknya penisku sambil sebentar-sebentar menciumi perutku. Ciumannya bergeser ke bawah. Akhirnya sampailah giliran penisku di ciuminya. Kemudian di kulumnya, blowjob pun di mulai dengan hot nya, sambil di remas-remas kantong telurku.

“Nikmat luar biasa Sar.. nikmat.. ohh”

Kemudian Sari turun dari tempat tidur menuju lemarinya, ternyata dia mengambil kondom dan memasangnya di penisku. Dikocok-kocoknya lagi penisku sambil di dekatkanya penisku ke lubang memeknya. tempel dikit lalu di tarik-lepas… sementara tanganku dibiarkanya memainkan toketnya. meremas-remasnya dan ku pilin-pilin puting susunya. Di tempelkannya lagi penisku ke bibir memeknya.. hingga masuklah bagian ujun penispenisnya.. perlahan.. perlahan.. dan masuklah semua penisku ke lubang memeknya sambil di iringi rintihan kecil Sari. Lalu dirobohkan tubuhnya ke tubuhku. Aku sodokkan penisku. Sari makin merintih..

“Aaaagghhhhhhh mas Bram.. pelan mas.. pelaann” aku pelankan tempo sodokannya.

Eh sekarang malah Sari yang menggoyang makin liar. Sambil di jilat-jilat puting susuku. Geli-geli nikmat gitu.

Sari kini mengangkat dadanya dan berposisi duduk di di atasku. namun tetap dengan goyangannya yang liar. Lihay sekali. Saking menikmatinya desahan Sari semakin keras, untung aja di luar hujan sangat deras. Lagian juga nggak ada orang kan…

“Ayo Sarr.. Goyang terus Sar.. nikmat Sar..” tak berapa lama Sari sepertinya lemes.

Ku angkat tubuh Sari lalu gantian sari aku rebahkan. Selangkangannya ku angkat lalu ku sodokkan lagi penisku. Sodok keluar masuk keluar masuk.. dan tetap saja desahan Sari bikin aku semakin menaikkan tempo sodokkan. Ku turunkan wajahku hingga mulutku meraih toketnya. Kumainkan toketnya…

“Mas Bram… terus mas.. jangan berhenti.. ooogghhh… aaagghhhh” terus ku sodok keluar masuk penisku di lubang memeknya.

Sampai aku merasakan ada yang mau keluar dari dalam penisku.. kupindahkan mulutku ke mulutnya… kupeluk erat tubuhnya lalu Creett..creett.. creett.. sambil ku lumat mulutnya tanpa henti…

Emmmhh… mmm.. Sarr..”

Tubuhku terbaring lemah di atas tubuh Sari.. kemudian Sari mengajakku ke kamar mandi untuk bersih-bersih bersama.. Tak lama kenudian hujan pun reda.. dan hari sudah menjelang malam.. akupun beranjak pulang ke rumah.

“Jangan kapok main ke kost Sari ya mas Bram..”
“Wah nggak bakalan kapok deh Sar..”

BARU SAJA JADI PACAR TAPI SUDAH DI AJAK BERHUBUNGAN BADAN

Tuesday, January 10, 2017

BARU SAJA JADI PACAR TAPI SUDAH DI AJAK BERHUBUNGAN BADAN

BARU SAJA JADI PACAR TAPI SUDAH DI AJAK BERHUBUNGAN BADAN

BARU SAJA JADI PACAR TAPI SUDAH DI AJAK BERHUBUNGAN BADAN
BARU SAJA JADI PACAR TAPI SUDAH DI AJAK BERHUBUNGAN BADAN
BARU SAJA JADI PACAR TAPI SUDAH DI AJAK BERHUBUNGAN BADAN

Namaku Rima. Kata orang aku cantik, kulitku kuning, hidungku bangir, sepintas aku mirip Indo. Tinggiku 160cm, ukuran Bhku 34, cukup besar untuk seorang gadis seusiaku. Aku punya pacar, Dino namanya. Dia kakak kelasku, kami sering ketemu di sekolah.

Dino seorang siswa yang biasa-biasa saja, dia tidak menonjol di sekolahku. Prestasi belajarnya pun biasa saja. Aku tertarik karena dia baik padaku. Entah kebaikan yang tulus atau memang ada maunya. Dia juga mencoba mendekatiku. Di sekolah, aku tergolong populer. Banyak siswa cowok mencari perhatian padaku.

Tapi entah mengapa aku memilih Dino. Singkatnya, aku pacaran dengan Dino. Banyak teman-teman cewekku menyayangkannya, padahal masih ada si Anto yang bapaknya pejabat, Si Danu yang juara kelas, Si Andi yang jago basket, dan lainnya. Entah mengapa aku tidak menaruh perhatian pada mereka-mereka itu.

Aku dan Dino telah berjalan kurang lebih 6 bulan. Pacaran kami sembunyi-sembunyi, ya karena kami masih SMP jadi kami masih takut untuk pacaran secara terang-terangan. Orang tuaku sebenarnya melarangku untuk berpacaran, masih kecil katanya. Tetapi apabila cinta telah melekat, apapun jadi nikmat.

Hari Sabtu sepulang sekolah aku janjian sama Dino. Aku mau nemanin dia ke rumah temannya. Aku bilang ke orang tua bahwa hari Sabtu aku pulang telat karena ada les tambahan. Aku berbohong. Di tasku. telah kusiapkan kaos dan celana panjang dari rumah. Sepulang sekolah, aku ke wc dan mengganti seragamku dengan baju yang kubawa dari rumah. Dinopun begitu.

Dari sekolah kami yang berada di perbatasan Jakarta Timur dan Selatan, kami naik bis kearah Cipinang, Jakarta Timur, rumah teman Dino. Sesampai disana, aku diperkenalkan dengan teman Dino, Agus namanya. Rumahnya sepi, karena orang tua Agus sedang ke luar kota. Agus juga bersama pacarnya, Anggi.

Pembantunya pun pulang kampung, sesekali kakak Agus yang telah menikah, datang ke rumah sekalian menengok Agus dan membawakannya makanan. Kakaknya hari ini sudah datang tadi pagi dan akan datang lagi besok, demikian kataAgus. Jadi hanya kami berempat di rumah itu. Kami ngobrol bersama ngalor ngidul.

Tak lama kemudian, Agus dan Dino pergi ke dapur dan menyiapkan minuman untuk kami. Aku ngobrol dengan Anggi. Dari Anggi, aku tahu bahwa Agus telah berhubungan selama kurang lebih 1 tahun. Keduanya satu sekolah, juga di SMP hanya berlainan dengan sekolahku.

10 menit kemudian, Agus dan Dino kembali dengan membawa 4 gelas sirup dan dua toples makanan kecil. Setelah memberikan minuman dan makanan itu, Agus berdiri dan memutar VCD.Film baru katanya. Aku enggak ngerti, aku pikir film bioskop biasa. Agus menyilakan kami minum. Aku minum sirup yang diberikannya. 10 menit berlalu, kepalaku pusing sekali, bersamaan dengan itu ada rasa aneh menyelimuti tubuhku.

Rasa..hangat merinding di tv tampak adegan seorang wanita bule yang sedang dientot oleh 2 laki-laki, satu negro dan satu lagi bule juga. Aku berniat untuk pulang, tetapi entah mengapa dorongan hatiku untuk tetap menyaksikan film itu. Mungkin karena aku baru pertama kali ini nonton blue film. Badanku makin enggak karuan rasanya kepalaku serasa berat dan ah rangsangan di badanku semakin menggila.

Aku lihat Agus dan Anggi sudah saling melepaskan baju mereka telanjang bulat di hadapan aku dan Dino.Mereka saling berpelukan, berpagutan tampak Agus menciumi tetek Anggi yang mungil Agus lalu mengisep-isep pentilnya tampaknya keduanya sudah sering melakukannya . Mereka tampak tidak canggung lagi Anggi mengisep-isep peler Agus persis seperti kejadian di film blue itu . Anggi juga sepertinya telah terbiasa Kontol Agus bak permen, diisep, dikulum oleh Anggi Dino merapatkan tubuhnya kepadaku.

“Rim .kamu sayang aku enggak?”tanyanya padaku. “Eh..emang kenapa, Din ?”kataku kaget karena aku masih asyik menyaksikan Agus dan Anggi “Aku pengen kayak gitu .”kata Agus sambil menunjuk pada Agus dan Anggi yang semakin hot. Tampak Agus mulai menindih Anggi, dan memasukkan batang kontolnya ke nonok Anggi.

Dengan diikuti teriakan kecil Anggi, batang kontol itu masuk seluruhnya ke nonok Anggi. Gairahku melonjak-lonjak entah kenapa?Seluruh badanku merinding .”Rima?”kata Dino lagi. “Eh enggak ah enggak mau malu .”kataku. “Malu sama siapa?”kata Dino.

Tangannya mulai merayapi dadaku. Kutepis pelan tangannya. “Malu sama Agus dan Anggi tuh “kataku. “Ah mereka aja cuek ayo dong Rima aku sudah enggak tahan nih “kata Dino. “Ah..jangan ah “kataku. Gairahku makin tidak keruan mendengar erangan dan rintihan Agus dan Anggi. Tak terasa tangan Dino mulai membuka kancing bajuku. Entah kenapa aku membiarkannya sehingga bajuku terbuka. Aku hanya mengenakan BH dan celanapanjang jeans.

Adegan di TV makin hot tampak sekarang seorang wanita asia di entot tiga orang bule dua orang memasukkan kontolnya ke memek dan pantatnya sedangkan yang satunya kontolnya lagi diisep oleh si wanita. Keempatnya terlihat sedang merasakan kenikmatan Tangan Dino mulai merayapi dan meremas-remas buah dadaku yang masih kencang dan belum pernah disentuh oleh siapapun.

Aku menggelinjang, geli nikmat ah..baru pertama kali aku merasakan ini. ”Buka Bhnya, ya sayang “pinta Dino. Aku mengangguk, aku jadi ingin merasakan lebih nikmat lagi Dengan cekatan Dino membuka Bhku.. aku sekarang benar-benar telanjang dada.

BARU SAJA JADI PACAR TAPI SUDAH DI AJAK BERHUBUNGAN BADAN
BARU SAJA JADI PACAR TAPI SUDAH DI AJAK BERHUBUNGAN BADAN
Dino mengisepi pentilku memencet-memencet buah dadaku yang masih kenyal dan bagus “Tetekmu enak bener, sayang belum pernah ada yang pegang yaa”kata Dino sambil terus meremas tetekku dan mengisepi pentilku “Belum Din ahhh enak Din terus terus..jangan berhenti .”kataku. Kenikmatan itu baru kali ini aku rasakan. Kulirik Agus dan Anggi, mereka sekarang bermain doggy style.

Anggi berposisi nungging dan Agus menusuknya dari belakang terdengar erangan dan eluhan mereka Gairahku makin menggila “Buka celanamu ya sayang aku udah pengen nih “pinta Dino. “Jangan Din takut .”kataku. “Takut apa sayang?”kata Dino. “Takut hamil “kataku. “Enggak Din, aku nanti keluarnya di luar memekmu sayang kalo hamilpun aku akan tanggung jawab, percayalah “katanya.

Aku diam saja Dino mulai membuka ristleting celanaku, aku diamkan saja .tak lama kemudian, dia memerosotkan celanaku tampak memekku yang menggumpal dengan jembut yang lumayan tebal. Dino pun memerosotkan celana dalamku Aku benar-benar polos bugil. Dinopun membukaseluruh bajunya, kami berdua telanjang bulat.

Tangan Dino tetap meremas-remas tetekku Kulirik Agus dan Anggi, eh mereka bersodomi Anggi sudah biasa bersodomi rupanya kulihat kontol Agus maju mundur di pantat Anggi sedangkan tangan kiri Anggi mengucek-ucek memeknya sendiri yang sudah basah Erangan mereka terdengar makin sering .Dino terus mengerjaiku, tangannya mulai merayapi jembutku. Salah satu jarinya dimasukkan ke nonokku”Ah..sakit, pelan-pelan, Din..”teriakku ketika jari itu memasuki nonokku.

Dino agak sedikit mengeluarkan jari itu dan bermain di bibir kemaluanku tak lama kemudian nonokku basah . “Din, isep dong punyaku “pinta Dino sambil menyodorkan kontolnya ke mukaku. “Ah..enggak ah “kataku menolak. “Jijik ya? Punyaku bersih kok ayo dong Anggi saja berani tuh “pinta Dino memelas.

Dengan ragu aku pegang kontol Dino. Baru sekali ini aku memegang punya laki-laki. Ternyata liat dan keras. Kontol Dino sudah berdiri tegang rupanya. “Ayo dong Rima sayang “pinta Dino lagi. Dengan ragu kumasukkan kontol itu ke mulutku, aku diamkan kontol itu sambil kurasa-rasa. Ih, kenyal “Hisap dong sayang seperti kamu makan permen “Dino mengajariku.

Pelan-pelankuisap-isap, kujilati bolong kontol itu dengan lidahku lama kelamaan aku merasa senang mengisapnya kuisep keras-keras..kusedot-sedot, kujilati .kumaju mundurkan kontol itu di dalam mulutku terdengar berulang kali erangan Dino. “Ah ah. uuuhhh enak sayang teruskan ..” erang Dino. Tangan Dino terus mengucek-ucek nonokku.

Sudah tidak sakit lagi sekarang, mungkin sudah basah Aku jadi senang mengisap kontol Dino terus kulomoh kuisap..kujilati kusedot-sedot ih..enak juga, pikirku Tiba-tiba Dino menarik kontolnya dan mengarahkannya ke nonokku Aku pasrah, dimasukkannya kontolnya ternyata meleset,

Dino melumuri tangannya dengan ludahnya kemudian tangannya itu diusapkan ke kontolnya dan mencoba lagi memasukkan kontolnya ke liang nonokku, ketika kepalanya masuk ke nonokku, aku berteriak”Aduuh sakit Din pelan-pelan dong ” Gairah semakin meninggi .aku ingin merasakan kenikmatan lebih.

Dino melesakkan kontolnya ke nonokku pelan kurasakan sesak nonokku ketika kepala kontol itu masuk ke dalamnya Dino lagi menghentakkan kontolnya sehingga amblas semuanya ke dalam nonokku .”Ahhh perih Din “kataku. Dino diam sebentar memberikan waktu kepadaku untuk menenangkan diri. “Tenang Din, sebentar lagi kamu akan terbiasa kok “katanya. Pelan-pelan Dino mengocokkontolnya di nonokku.

Masih terasa perih sedikit kocokkan Dino semakin kencang Aneh, perih itu sudah tidak terasa lagi, yang ada hanya rasa nikmat nikmat sekali “Terus Din Terus ahhhh ah .enak .”kataku. Sempat kulirik Agus dan Anggi masih terus bersodomi. Gimana rasanya disodomi ya, pikirku Agus semakin menggencarkan kocokkanyya Aku semakin menggelinjang .

ah ternyata ngentot itu nikmat .surga dunia coba dari dulu.. kataku dalam hati .”Din ah.ah .aku aku .”entah apa yang aku ingin ucapkan. Ada sesuatu yang ingin kukeluarkan dari nonokku entah apa “Keluarkan saja sayang kamu mau keluar .”kata Dino. “Ahh iya Din aku mau keluar ..”tak lama kemudian terasa cairan hangat dari nonokku .

Dino terus mengocok kontolnya kuat juga pacarku ini, pikirku. “Satu nol, sayang”kata Dino tersenyum. Dino mencopot kontolnya, aku sedikit kecewa “Kenapa dicopot Din..”tanyaku. “Kita coba doggy style, sayang “jawabnya sambil membimbingku berposisi seperti anjing.

Dino menusukan kontolnya lagi sekarang badanku terguncang-guncang keras terdengar erangankeras dari Anggi dan Agus, mereka ternyata telah mencapai puncaknya kulihat peluh bercucuran dari kedua tubuh mereka, dan akhirnya mereka terkapar kenikmatan tampak wajah puas dari mereka berdua Aku sudah hampir tiga kali keluar Dino tampak belum apa-apa dia terus mengocok kontolnya di memekku.

Sudah hampir ¾ jam aku dientot Dino, tapi tampaknya Dino belum menunjukkan akan selesai. Kuat juga aku lemes sekali lalu Dino mencopot lagi kontolnya dan mengambil baby oil yang tersedia dekat kakinya. Aku ingat baby oil itudipakai untuk melumuri pantat Anggi ketika mau disodomi .eh apakah aku mau disodomi Dino? “Mau ngapain Din “tanyaku penasaran .

”Seperti Anggi dan Agus lakukan, Rima aku ingin menyodomimu sayang “jawabnya. Sebenarnya aku takut, tapi terdorong rasa gairahku yang melonjak-lonjak dan keingin tahuanku rasanya disodomi, maka aku mendiamkannya ketika Dino mulai mengolesi lubang pantatku dengan baby oil.

Tak lama kemudian, kontol Dino yang masih keras itu diarahkan ke pantatku meleset dicoba lagi kepala kontol Dino tampak mulai merayapi lubang pantatku “Aduuuh sakit Din “kataku ketika kontol itu mulai masuk pantatku. “Tenang sayang nanti juga enggak sakit “jawab Dino sambil melesakkan bagian kontolnya kepalanya sudah seluruhnya masuk ke pantatku “Aduuuhh sakiiiitt “kataku lagi.

“Tenang Rim, nanti enak deh..aku jadi ketagihan sekarang “kata Anggi sambil mengelus rambutku dan menenangkanku. “Kamu sudah sering disodomi, Nggi?”tanyaku. “Wah bukan sering lagi hampir tiap hari kadang aku yang minta abis enak sih udah tenang saja ayo Dino coba lagi nanti pacarmu pasti ketagihan ayo..”kata Anggi sambil menyuruh Dino mencoba lagi.

Dino mendesakkan lagi kontolnya sehingga seluruhnya amblas ke pantatku. Terasa perih di pantatku .”Tuuh kan sudah masuk tuh enak kan nanti pantatmu juga terbiasa kok kayak pantatku ini enak kan jadi enggak ada hari libur, kalo lagi mens-pun tetap bisa dientot hi hihi “kata Anggi. Aku diam saja. Ternyata sakit kalo disodomi .Dino mulai mengocok kontolnya di pantatku. “Pelan-pelan, Din masih sakit “pintaku pada Dino.

“Iya sayang enak nih sempit”katanya. Anggi ke belakang pantatku dan mengucek-ucek nonokku dengan tangannya aku semakin menggelinjang nikmat “Anggi ah .enak “kataku. “Ayo Din, kocok terus, biar aku mengucek nonoknya, biar rasa sakit itu bercampur rasa nikmat”kata Anggi pada Dino. Benarsekarang rasa sakit itu tidak muncul lagi hanya nikmat .”Hai sayang ini ada lobang nganggur mau pake? Boleh kan Dino? Lubang yang satu ini dipake pacarku Agus “kata Anggi.

“Tanya Rima saja deh, aku lagi asyik nih”jawab Agus sambil terus mengocok kontolnya di pantatku. “Gimana Rima? Bolehkan? Enak lo di dobelin aku sering kok “pinta Anggi. “Ah..jangan deh “kataku.”Sudahlah Rima, kasih saja aku rela kok”kata Dino. Tiba-tiba Agus merayap di bawahku dan menciumi tetekku. Kontolnya dipegang oleh Anggi dan diarahkan ke nonokku.

Dengan sekali hentakan, kontol itu masuk ke nonokku. “Jaang “kataku hendak berteriak jangan tetapi terlambat, kontol itu sudah masuk ke nonokku. Jadilah aku dientot dan disodomi. ½ jam Agus dan Dino mengocok kontolku.

Aku lemes sekali baru sekali dientot sudah diduain tanganku sudah tidak kuat menopang badanku. Kakiku lemes sekali. Kenikmatan itu sendiri tidak adaduanya .aku sebenarnya jadi senang dientot berdua begini tapi mungkin kali ini kurang siap.

Aku keluar 2 kali sebelum Agus mencopot kontolnya dan memasukkan kontolnya ke mulut Anggi. Anggi menghirup peju yang keluar dari kontol Agus dengan nikmat. Kemudian Dino melakukan hal yang sama, tadinya aku ragu untuk menghirupnya, tapi lagi-lagi rasa penarasan pada diriku membuatku ingin rasanya menikmati pejunya Dino. Dino memuntahkan pejunya dimulutku akupun menelannya.

Ah..rasanya asin dan agak amis setelah kontolnya bersih, Dino mencopot kontolnya dan menciumku yang sudah KO di kasur. “Terima kasih sayang aku puas dan sayang sama kamu “katanya lembut. Aku diam saja sambil merasakan kenikmatan yang baru pertama kali aku rasakan. Badanku lemes sekali Kulihat di seprai ada bercak merah..darah keperawananku dan mungkin bercampur dengan sedikit darah dari pantatku yang mungkin juga sobek karena dirasuki kontol Dino.

Aku mencoba duduk, ah masih terasa sakit di kedua lubangku itu, lalu aku menangis di pelukan Dino .”Din, aku sudah enggak perawan lagi sekarang jangan tinggalkan aku yaa .”kataku pada Dino. Kulihat Anggi dan Agus sudah tidur berpelukan dalam keadaan telanjang bulat.

“Iya sayang aku makin cinta sama kamu aku janji enggak akan meninggalkanmu tapi kamu harus janji yaa “katanya. “Bener Din? Kamu enggak ninggalin aku? Tapi janji apa ?”kataku balik bertanya. “Janji, kita akan mengulangi ini lagi aku bener-bener ketagihan sekarang sama nonokmu dan juga pantatmu, sayang “kata Dino sambil mengelus rambutku.

Aku diam saja, aku juga ingin lagi..aku juga ketagihan kataku dalam hati. “Janji ya sayang “katanya lagi mendesakku. Aku hanya mengangguk. “Sudah jangan nangis sekarang kamu mau langsung pulang atau mau istirahat dulu?”tawar Dino.

Aku pilih istirahat dulu lalu akupun tertidur berpelukan dengan Dino. Hari ini baru pertama kali aku berkenalan dengan sex. Ternyata enak dan nikmat. END

Ngentot dengan Adik Temanku yang Masih Perawan di Asrama

Monday, January 9, 2017

Ngentot dengan Adik Temanku yang Masih Perawan di Asrama

Ngentot dengan Adik Temanku yang Masih Perawan di Asrama


Ngentot dengan Adik Temanku yang Masih Perawan di Asrama
Ngentot dengan Adik Temanku yang Masih Perawan di Asrama
Ngentot dengan Adik Temanku yang Masih Perawan di Asrama

Cerita Seks Bergambar, Cerita Sex Dewasa, Cerita Ngentot Terbaru – Cerita HOT – Cerita mesum liburan berkunjung ke teman malah dapat kenikmatan dengan adiknya di asrama dengan judul ” Ngentot dengan Adik Temanku yang Masih Perawan di Kamar Asrama ” yang tidak kalah serunya dan dijamin dapat meningkatkan libido seks, selamat menikmati.

ini diawali pada saat aku bertugas di Banda Aceh, karena pada hari itu libur sekolah juga ada salah satu temanku di asrama bernama herman anak Jeunip Aceh Besar yang membawa adiknya ke asrama yang mau liburan Kekota Banda Aceh.

Wulan nama adiknya, kami sering bercanda bareng saat ngumpul2 sama anak2. kadang-kadang ketangkap basah saat dia ngelirik aku saat2 tertentu. Itu terjadi sering kali saat kita berkumpul, kadang dalam hatiku berfikir wah nikmatnya perawanmu wulan bila aku rasakan dikamar besamamu.

Sore itu aku berkesempatan ngobrol dengannya, yahh rada susah juga ngobrol dengan anak SMU sedangkan aku orang luar yang terkadang tidak mengerti bahasa daerah aceh tapi ya sudah asal ku bisa melihat Wulan dari dekat… maksudku adalah, aku ingin mengingat wajah dan keindahan tubuhnya sehingga malam nanti aku hanya bisa memimpikan wulan.

Tapi ternyata gayung bersambut, Wulan sangat antusias dengan obrolan basi yg aku suguhkan shg aku pun segera berniat utk melakukan kontak fisik dengannya. Aku mulai dengan mencubit lengannya dan ngelitikin pinggangnya. Wahh…. semakin ku sentuh kulitnya, semakin keras pula otongku jadinya…. Rasanya ingin sekali kontolku diemut oleh wulan… tapi sudahlah ku tahan dulu…. orang sabar banyak rejeki kata orang2…..

Setelah puas meng-grepe2 Wulan lalu kita pun bubar, dia kembali ke kamar temanku itu bersama kakaknya sementara aku pun kembali ke kamarku. Ahhhh… mau dinas rada males sementara si herman sendiri masih jalan2 di kota banda aceh, maklumlah hari ini hari jumat… besok sajalah pikirku.

Lalu aku pun menyalakan laptopku dan segera bermain-main dengan Photoshop…. iseng saja aku meng-edit foto2 aku dan anak2 kost…. walaupun kita laki2 tulen dan suka berkunjung ke panti pijat plus plus, tapi aku dan anak2 memang suka foto2.. no nude loh tapinya.

Tanpa terasa malam telah tiba dan ketika aku lagi asik2nya meng-edit foto anak2, tiba2 ku dengar pintu kamarku ada yg mengetuk… lalu ada yg manggil, “mas… lagi di kamar ga?” terdengar suara lembut bertanya…. “wah, siapa nih yg nyariin..” pikirku.

Kubuka pintu dan berdiri Wulan didepan kamarku, dia mengenakan celana pendek ketat dgn tanktop tanpa bh. terlihat sembulan payudaranya yg tidak begitu besar (maklum masih smu), dan kulihat betapa mulus kulit putihnya, lehernya dan punggungnya…”masuk masuk…” kataku dengan cepat…. pikiranku langsung mesum,

“wah kesempatan nih” kataku dalam hati. “lagi ngapain mas, kok ngga jalan2 sama anak2 yg lain?” Wulan bertanya. “ahh ngga, lagi males aja keluar asrama… aku lagi isengin foto anak2, mau lihat?” kataku. “liat dong mas” katanya begitu antusias.

Aku pun segera duduk di depan laptopku, dan menunjukkan hasil foto anak2 yg sudah ku isengin.. dia pun tertawa melihat foto2 hasil keisenganku itu. lalu ku suruh dia duduk jadi biar aku saja yg berdiri (aku cuma punya 1 kursi di kamarku). tanpa kuduga Wulan malah berkata, “aku dipangku mas aja deh, biar sama2 bisa duduk.”

“ok boleh juga,” kataku semangat. Ketika pantatnya duduk di pahaku.. ahhhhhh enak sekali rasanya… burungku segera mengeras, dan diapun merasakan itu walaupun dia tidak bilang apa2…. ” ‘dek bangun sebentar deh” kataku (maklum posisi burungku yg rada kejepit) lalu ku betulkan posisi burungku yg sudah menggeliat itu, lalu dia pun ku pangku lagi.

Sekarang pas sekali posisi burungku berada di belahan pantatnya dia. Dari belakang dia ku ajari berbagai trik photoshop. setiap kali ku berbicara, aku bisikkan trik2nya ke kupingnya dia sehingga aku bisa mencium bau wangi badannya…

Dan setelah beberapa menit, kuberanikan diri utk memeluk dirinya dari belakang, dan melihat Wulan yg tidak menolak, aku lalu memberanikan diri utk merayunya…. ” kamu kok wangi sekali ‘dik?” kataku sambil mencium leher dan pipinya. Dia hanya tersenyum malu dan tidak menjawab. Lalu ketika dia menengok ke arah ku, aku pun dengan segera melumat bibirnya yg mungil dan berwarna pink itu…

ohhh nikmat sekali bibir Wulan ini. begitu lembut dan begitu mungil….. sambil mencium bibirnya, tanganku segera meremas-remas payudaranya yg baru mulai tumbuh itu…. kurasakan burungku sudah keras sekali, dan dengan segera tubuh Wulan segera ku goyang2kan maju dan mundur shg aku bisa merasakan gesekan nikmat di burungku ini….

setelah itu ku buka tanktop, kulihat betapa ranum badan Wulan ini… kulit putihnya smakin membuat nafsuku menggila… lalu kubuka celana pendek ketatnya itu dan kulihat vaginanya yg berwarna pink tanpa ditumbuhi sehelai rambut pun…. wahhhhhhhhhhhhhhh………..

Setelah kuciumi seluruh badannya, aku pun langsung menciumi lubang kenikmatan itu dan kulihat Wulan menutup mata dan menggeliat keenakan… “enak dik?” tanyaku. “enak banget mas.” sahutnya singkat. Setelah menciumi vaginanya, aku pun segera mengambil posisi..

ku tindih badannya dan kulumat kembali bibirnya sementara tangan kananku memegang burungku yg sudah berada di depan vaginanya. Sambil terus kucium, kumasukkan burungku perlahan-lahan…. walaupun V-nya sudah basah, namun palkon ku yg rada besar ini mengalami kesulitan utk masuk ke dalam…. kupaksa sedikit, lalu…

“awwww… sakit mas…” katanya sembari meringis kesakitan…. “iya gapapa, sakit sedikit sekarang tapi nanti enak kok dik” kataku sembari terus kusodok ke dalam vaginanya dan ku goyang maju mundur….. ohhhhhh enak sekali vaginanya Wulan ini… begitu ketat dan hangat, belum pernah kurasakan vagina seperti ini sebelumnya….

akhirnya burungku bisa masuk seluruhnya kedalam vaginanya dan Wulan juga tidak lagi berkata sakit. sambil kutindih dan kupeluk tubuhnya, kucium bibirnya dan terus ku gerakkan burungku keluar masuk vaginanya…… rada2 susah bagi burungku utk gerak maju mundur karena vagina Wulan ini masih ketat sekali rasanya, dan nikmatnya bener2 tidak ketulungan….

Entah Wulan klimaks atau tidak, tapi yg jelas aku sudah tidak tahan ingin ngecrot yg sebanyak-banyaknya karena tidak terasa sudah 15 menit lebih kami bercinta… kulihat ke arah vaginanya, dan kulihat ada sedikit darah di burungku dan di sprei kasur… “pasti darah keperawanannya” pikirku. “dik, mau udahan apa terus?” tanyaku. “terserah mas aja deh….” katanya…. ya sudah, aku memutuskan utk ngecrot saja sebentar lagi.

Aku pun mempercepat gerakan maju mundurku sehingga aku bisa ngecrot…. “dik, kamu udah pernah mens belum?” tanyaku. “udah mas.” jawabnya sambil kembali menutup mata dan menggigit bibirku lagi… “wah, bisa hamil nih kalo di keluarin di dalem” pikirku.

Maksudku utk mengambil kondom sebelum aku ngecrot ternyata tidak kesampean sebab tiba2 … CROOOOOOOOOOOTTTTT……. CROOTTTT CROTTTTT…….. ahhhhhhhhhhh……. CROTT CROT….. spermaku menyembur dengan ganasnya di dalam vagina Wulan… kulihat ada kenikmatan diwajah Wulan dan kurasakan hangatnya vagina Wulan setelah kusembur dgn spermaku….. “enak dik?” tanyaku.

“enak bgt mas…” katanya sembari tersenyum malu. Lalu kupeluk tubuhnya dgn erat dan kucium bibirnya kembali. Lelah sekali rasanya dan bbrp menit setelah klimaks, kami berdua masih berpelukan ditempat tidur….. uuhhhh….. lemas sekali, belum pernah aku bercinta sampai selemas ini sebelumnya.

sepintas ada kecemasan dlm pikiranku, “wah bagaimana kalo nanti Wulan hamil nih?” tanyaku dalam hati….. namun kecemasan itu tidak berlangsung lama karena Wulan menciumku dengan lembut dan perasaan enak, puas, dan nafsu yg terpuaskan semuanya tercampur jadi satu dalam ciuman itu.

“dik, jangan bilang sama herman ya…. mas bisa dimarahin nanti.” pintaku. “iya mas, aku ngga bilang sama siapa2.” katanya dgn cepat. setelah beberapa menit, kucabut burungku yg masih berada dalam vaginanya, lalu aku berdiri di samping tempat tidur, sementara Wulan masih dalam posisi berbaring, lalu ku dekatkan burungku ke mulutnya…. dia terlihat bingung, “oh iya aku lupa, Wulan masih SMU” kataku dalam hati….

“dik, emutin burung mas yah, mau kan? enak kok rasanya tapi jangan digigit yah!” pintaku. tanpa banyak protes, dia pun langsung mengulum burungku dengan lahapnya. Setelah beberapa menit, “udah dik.. udah cukup.” kataku. setelah kulihat jam, aku baru menyadari bahwa sebentar lagi herman balik ke asrama. harus cepet2 pake baju nih, kalo ketauan bisa gawat….

Kami pun segera mengenakan baju masing2 dan lalu berpelukan sambil nonton tv. tidak lama setelah itu terdengar suara2 brisik herman yg sudah kembali dari jalan2…. “Nyet, gw bawain nasi goreng nih…. blm makan kan lo?” herman berkata dari teras asrama kami…

aku dan Wulan pun segera bangun dan keluar kamar sambil menyambut herman yg baru balik jalan2…. tidak ada kecurigaan dari mereka yg melihat kami berdua keluar dari kamar dengan wajah sedikit lelah… “yahh untunglah,ternyata semua berjalan lancar sesuai dengan rencana…. ” kataku dalam hati sambil tersenyum puas.